Jumat, 23 November 2012

Ibu Hamil Lebih Galak?

Baru-baru ini saya diberitahu bahwa kakak sedang hamil muda, lalu seminggu kemudian saya memperhatikan, loh kok kakak jadi lebih galak yah dari biasanya? mudah sekali terpancing hal yang membuatnya murka. Selain itu saya pernah juga mendengar teman laki-laki yang baru menikah dan mengeluh karena istri nya jadi lebih cepat marah saat hamil dibandingkan sebelum hamil. Apakah benar orang hamil jadi lebih galak? Apakah galak adalah “pengganti” ngidam? Apa sih penyebabnya dan bagaimana mengatasi problem semacam ini?



Perubahan hormon dan tubuh yang terjadi saat hamil adalah penyebab utamanya. Dikutip dari salah satu berita mengenai kehamilan “Fluktuasi mood ibu hamil sebenarnya mirip perilakunya saat menjelang haid atau premenstruation syndrom (PMS). Di trimester pertama, hal ini karena dia sedang menyesuaikan diri dengan perubahan hormon dan tubuh. “ -  jadi wajar saja sebenarnya orang hamil jadi lebih galak meski hal seperti ini bukanlah hal umum yang banyak terjadi di masyarakat. Lalu, jika istri anda sedang ngidam jangan dulu senang karena anda berharap ada kemungkinan tidak akan galak? Prilaku ngidam sebagai pengganti galak juga tidak bisa dibuktikan, loh. Meski kedua hal tersebut berasal dari satuperubahan hormon penyebab yang sama  yaitu hormon estrogen, progesteron, dan beta HCG, namun kenyataan nya ngidam, mual dan galak juga dialami kakak saya dalam waktu bersaman. Hal-hal tersebut sudah menjadi suatu paket kombinasi kehamilan mudanya.

Sebagai pihak yang sering dijadikan korban amukan orang hamil, sebenarnya banyak kok cara untuk mengatasi problem semacam ini, yang paling mudah adalah menerima dan beradaptasilah. Bagi para suami yang mengalami hal ini, mendapati istri mood swing seperti roller coaster adalah hal yang ditemui sehari-hari, tetaplah tenang dan berikan senyuman. Berikan rasa nyaman karena perkembangan janin yang baik juga tergantung kepada ibu yang mengandungnya. Berikan humor ringan seperti jika marah-marah terus nanti anaknya bisa-bisa mirip dengan yang dimarahi. Lakukan juga hal romantis seperti memberinya hadiah kecil, mengajaknya makan malam atau memberikan apa yang sedang ia inginkan. Hal-hal tersebut dipercaya bisa membuat orang hamil dihargai. Peka pada perasaan nya juga bisa membuat istri anda tehindar dari kegiatan mengamuk, kemudian yang terakhir dapat dilakukan adalah bersabar. Kehamilan tidak terjadi selamanya, hal tersebut sifat nya sementara.

Anda tidak perlu khawatir berlebihan lagi sekarang apalagi frustasi atau depresi jika menemui orang yang menjadi lebih galak saat hamil. Dan ingatlah selalu,  perasaan nyaman sungguh ibu hamil dan janin butuhkan. –Farah Veraniza

3 komentar: