Salah satu yang tidak mentaati anjuran dari BKKBN adalah saya, karena saya memiliki 3 anak. Saya bahagia atau lelah? Saya lelah tetapi bahagia. Kok bisa begitu? Bisa sekali, secara fisik saya lelah tetapi secara batin saya sangat senang melihat anak-anak saya tumbuh besar, sehat, pintar dan bahagia. Yang paling membahagiakan adalah saya membesarkan mereka dengan tangan saya sendiri (tentunya ada sedikit bantuan disaat-saat genting, saya kan hanya manusia biasa).
Duka nya memiliki anak banyak di zaman sekarang adalah pada biaya sekolah mereka. Kalau pilihan jatuh pada sekolah swasta nasional harga masih dalam batas wajar, kalau memilih sekolah swasta nasional plus harga sudah sedikit melewati batas kewajaran, kalau memilih sekolah internasional (demi pergaulan, koneksi dan masa depan) harga sudah melambung tinggi dari batas kewajaran. Ketiga anak saya bersekolah di sekolah nasional plus, untuk saya dan suami yang berwiraswasta kami merakasan untuk uang sekolah per bulan cukup "nendang" di kantong kami. Tetapi sekolah pilihan kami merupakan sekolah yang paling tepat untuk anak-anak kami karena sesuai dengan prinsip kami.
Diluar biaya sekolah masih ada biaya kesehatan, biaya pangan dan entertainment (timezone, Lolypop, Giggles, Kidzania, dan lain-lain). Hidup di zaman sekarang rasanya tidak begitu sesuai untuk memiliki anak dalam jumlah banyak apalagi bombastis (misalnya 7 bersaudara). Yuk kita taati himbauan dari pemerintah kita, supaya anak-anak kita bisa hidup sejahtera. -Abigail-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar