Klepto sendiri memiliki arti kencenderungan seseorang untuk memiliki barang orang lain, dengan atau tanpa diketahui orang tersebut. Sedangkan istilah mania, berarti kegiatan yang dilakukan berulang kali dan menjadi suatu kebutuhan bagi orang tersebut.
Namun taukah Anda kecenderungan ini bisa terjadi karena pola asuh yang salah saat anak masih kecil?
Kleptomania sendiri bukanlah sifat bawaan lahir yang diturunkan dari orang tua. Menurut pakar psikiater anak dan remaja dari FKUI/RSCM Jakarta, dr Tjhin Wiguna SpKJ, pola asuh orang tua bisa saja berpengaruh terhadap berkembangnya klepto. Apabila tidak diatasi sejak dini, kleptomania dapat berkembang menjadi perilaku buruk lainnya, seperti berbohong, memanipulasi data, tidak bertanggung jawab dan kecenderungan untuk selalu menyalahkan orang lain.
Untuk menghindari kecenderungan kleptomania, sebagai orang tua sejak dini harus menanamkan pemahaman akan kepemilikan suatu benda. Saat anak mengambil barang milik kakaknya, maka ia harus bertanggung jawab untuk mengembalikannya, karena barang tersebut bukan miliknya. Kebiasaan mengambil barang milik orang tua tanpa permisi juga dapat berkembang menjadi kleptomania apabila tidak segera diatasi. Orang tua harus tegas menjelaskan bahwa hal itu salah. Anda bisa menegurnya “Adik boleh kok pakai pulpen mama Itu, tapi Adik harus ijin dulu ke mama. Dan setelah selesai, adik harus kembalikan ke tempat semula.”
Dapat dijelaskan juga kalau mengambil tanpa sepengetahuan pemiliknya itu sama dengan mencuri. Dengan begitu si anak akan mengetahui bahwa tindakan yang dilakukan itu salah dan akan terbiasa untuk permisi kepada pemiliknya sebelum meminjam/ mengambil sebuah barang. Jangan lupa beri perhatian yang cukup kepada anak, karena anak yang kurang perhatian juga dapat menyalurkannya dengan menjadi kleptomania. -Iin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar