Rabu, 05 Desember 2012

The 3 Magic Words

“Mbak!! Ambilkan sepatu saya. Kaos kaki juga jangan lupa, awas ya kalau sampe lupa, saya bisa marah!!” kalimat yang keluar dari bibir kecil itu sungguh mengejutkan. Apakah Anda terkejut sama seperti saya? Sejak saya kecil saya dididik dengan keras oleh Ibu saya dalam hal kesopanan (manner) baik itu dalam hal bertutur kata, dalam hal berpakaian dan juga dalam bertindak. Inilah ‘3 Magic Words’ yang mengagumkan!



Bagi saya yang dididik secara ketat sejak kecil kata-kata yang keluar dari bibir kecil di usia yang masih balita itu sangatlah menyedihkan, bukan murni kesalahan si anak, tetapi ada andil dari orangtua yang tidak menekankan bahwa semua orang adalah sama derajatnya, walaupun mereka adalah Asisten Rumah Tangga (ART).

Dan saya juga diajarkan untuk selalu ingat dengan ‘3 Magic words’, terdiri dari apa saja? ‘3 Magic Words’ terdiri dari: Tolong, Maaf dan Terima kasih. Saya juga mengajarkan ‘3 Magic Words’ kepada ketiga anak saya sedini mungkin, sejak mereka belum bisa berbicara, hingga saat ini saya masih terus mengingatkan mereka untuk selalu menggunakan ‘3 Magic Words’ tersebut.

Untuk saya tidak merepotkan walaupun seringkali saya harus berulang kali bahkan cukup sering mengingatkan mereka untuk berkata-kata dengan sopan tanpa memandang latar belakang orang tersebut, bahkan kepada ART di rumah. Ketiga kata tersebut merupakan hal yang harus ditanamkan sejak dini, sehingga disaat mereka sudah dewasa anak-anak akan bisa melakukanya secara otomatis, karena hal tersebut sudah menjadi gaya hidup (bukan hanya kebiasaan). Ketika mereka dirumah dan butuh pertolongan dari ART kami maka anak-anak akan mengatakan, “Mbak, tolong ambilkan ….” atau jikalau mereka sudah dibantu maka anak-anak akan berkata, “Terima kasih, mbak”. Walaupun terkadang masih harus diingatkan (kadang masih suka lupa kalau sedang asyik bermain atau sedang buru-buru), tetapi mereka sudah memiliki ‘3 magic words’ sebagai modal awal.

Marilah kita mulai membiasakan anak-anak kita untuk menghormati, menghargai orang-orang disekeliling kita dengan bersikap sopan kepada semua orang tanpa terkecuali, ‘3 Magic Words’ hanyalah sebuah modal awal dan pintu gerbang bagi anak-anak kita untuk belajar menjadi manusia yang baik untuk masa depan mereka. -Abigail-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar