Rabu, 26 Desember 2012

Nyaman Duduk di Car Seat

Sekilas, sepertinya bukan hal sulit bepergian dengan bayi menggunakan mobil. Banyak orang tua masih berpikir bayi yang bertubuh kecil cukup aman dalam pangkuan dan dekapan. Faktanya, cara ini tidak aman. Alasannya? Saat terjadi kecelakaan, hentakan keras dapat membuat tubuh bayi terjepit tubuh orang dewasa yang menggendongnya, atau justru terlempar ke depan. Sabuk pengaman yang tidak dirancang untuk tubuh anak-anak pun bisa menimbulkan risiko bayi tercekik.

Gunakan carseat. Selain aman karena dirancang khusus agar tidak menempel permanen ke mobil, mendudukkan bayi pada carseat akan melatih kemandirian bayi karena bayi akan belajar duduk sendiri di dalam mobil.

Berdasarkan jenisnya, car seat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu (1) Infant car seat untuk bayi usia 0-1 tahun, dengan berat badan maksimal 10 kg yang dirancang agar dapat diputar sampai 45 derajat. (2) Toddler car seat yang dirancang untuk balita usia 1-4 tahun dengan berat badan antara 10-20 kg. (3) Young children car seat, yang dapat digunakan untuk anak usia 4-8 tahun dengan berat badan lebih dari 20 kg. Baca dan pahami petunjuk penggunaan car seat, simpan petunjuk penggunaan di dalam mobil, dan lakukan hal berikut saat menggunakan carseat:

  1. Cek berat badan anak. Ada jenis carseat yang bisa menahan berat badan sampai 9 kg dan biasanya diperuntukkan bagi bayi. Ada juga yang bisa menahan hingga 18 kg dan bisa digunakan hingga balita. Jangan paksakan jika carseat terlihat sempit saat digunakan, atau jika kepalanya melebihi bagian atas carseat, itu tanda sudah kekecilan.

  2. Pasang dengan benar. Pastikan carseat terpasang di jok mobil, dan tidak bergeser sejauh 1 inch. Pasang sabuk pengaman dengan benar, pastikan sabuk berbunyi ‘klik’ ketika mengunci dan cek cara kerjanya minimal dua minggu sekali.

  3. Letakkan di jok belakang. Ada mobil yang di desain untuk mengeluarkan air bag bila terjadi benturan. Ini berbahaya bagi bayi bila carseatnya dipasang dijok depan.

  4. Hadapkan bayi ke belakang, hingga ia berusia 1 tahun atau memiliki berat 9 kg agar bagian kepala, tulang leher dan tulang belakang bayi terlindungi bila kecelakaan terjadi. Anak di atas usia satu tahun atau BB 9-18 kg boleh duduk menghadap ke depan agar tersedia ruang untuk kakinya menekuk. Jangan terlalu “bersemangat” beralih dari carseat ke  boosterseat. Booster seat baru boleh digunakan saat anak berusia 8 tahun atau memiliki tinggi badan 1,45 meter. Penggunaan booster seat yang terlalu dini bisa berisiko mencekik karena sabuk pengaman belum pas melewati bahu dan perut anak.

7 komentar: