Kamis, 08 November 2012

Ibu Hamil, Janin, dan Rokok

Mengutip Wikipedia, “rokok adalah tembakau yang dibalut berbentuk silinder dari kertas maupun dari pelbagai jenis daun berukuran antara 70mm hinnga 120mm dengan diameter 10mm.” Siapa yang tidak tau bahaya rokok. Berbagai kampanye dari aktivis-aktivis berusaha menyerukan dan mensosialisasikan bahaya rokok  di seluruh pelosok. Besarnya bahaya merokok bukannya tidak disadari oleh si perokok. Bahkan untuk mengingatkan, di setiap kemasan rokok Pemerintah mewajibkan pencantuman peringatan mengenai bahaya rokok: “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN.”



Untuk Anda yang sedang hamil dan masih berstatus perokok, sebaiknya Anda mulai mempertimbangkan kebiasaan tersebut, karena bukan hanya Anda yang akan terkena dampak buruknya, namun juga bayi yang masih ada di dalam kandungan Anda. “Wanita hamil yang merokok harus sadar bahwa rokok berpotensi menyebabkan bayi lahir cacat,” ujar ahli dari Sekolah Kedokteran London. Beberapa fakta yang perlu Anda ketahui:

  1. Asap rokok menjadi salah satu penyebab kematian dini (premature death) pada bayi yang sedang dikandung.

  2. Rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia berbahaya, saat ibu hamil merokok, maka racunnya akan terbawa ke aliran darah yang merupakan satu-satunya sumber oksigen dan asupan bagi janin

  3. Nikotin mencapai otak dalam 10 detik setelah rokok dihisap, lalu menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui sirkulasi darah, termasuk pada Air Susu Ibu.

  4. Asap rokok dapat meningkatkan risiko bayi meninggal akibat SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) dibandingkan dengan bayi yang tidak terkena sap rokok.

  5. Calon bayi dari wanita perokok berisiko lahir cacat anggota tubuh atau bibir sumbing 25% lebih banyak ketimbang dari wanita yang tidak merokok.

  6. Air ketuban akan pecah lebih awal, sebelum waktu kehamilan. Hal ini dapat mengancam kehamilan, janin bahkan berbahaya bagi sang Ibu.

  7. Bayi yang disusui oleh ibu perokok, lebih rentan kolik dan umumnya lebih rewel dibanding yang tidak perokok.


Masih banyak lagi riset dan fakta yang memaparkan bahaya dari rokok untuk janin. Jadi untuk Anda yang sedang hamil atau merencakan kehamilan, sebaiknya berpikir ulang sebelum mulai membakar tembakau yang dibalut kertas tersebut :) Untuk Anda yang sudah terlanjur menjadi perokok, tidak ada salahnya mulai berhenti sejak dini, untuk masa depan dan kesehatan Anda dan janin Anda. - Iin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar