Menurut pengalaman saya sendiri, waktu saya berumur 3 tahun, saya di vonis obesitas, bagaimana tidak, saya memilik postur tubuh cukup besar, pada anak seusia 3 tahun. Berat normal yang dimiliki untuk ukuran tinggi 90cm adalah 14-15 kg, sedangkan saya sudah mencapai 18kg! wah, kekhawatiran orang tua saya cukup beralasan saat itu, saya ingat bagaimana saya dibawa kepada dokter dan ahli gizi, kemudian dilakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan keturunan. Gula atau Diabetes adalah kecurigaannya. Namun, dikeluarga saya tidak ada sejarah Carrier Diabetes, maka saya diharuskan untuk segera melakukan Diet, dan terbukti berat badan saya kembali normal. Pengalaman tersebut menunjukan bahwa penyebab gemuk dapat terjadi karena memang seorang anak memiliki kerangka postur tubuh yang besar.
Obesitas. Kata tersebut sudah sering anda dengar. Namun apakah sebenarnya obesitas itu,berbahaya kah, dan bagaimana cara mencegah nya, berikut adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan Obesitas
Mengutip dari salah satu sumber ensiklopedia, Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Tetapi anda tidak dapat mengetahuinya hanya dengan melihat berat badan anak karena harus dilakukan pemeriksaan dengan melakukan penghitung indeks massa tubuh anak Anda (BMI). BMI akan menunjukkan apakah anak Anda kelebihan berat badan menurut usia dan tinggi badannya.
Obesitas akan mengakibatkan resiko lebih besar pada saat anak menginjak usia dewasa, seperti mengalami diabetes, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, kanker dan penyakit jantung. Lalu bagaimana mencegah agar anak yang sudah kelihatan ‘suka makan’ ini tekena obesitas?
Tanpa melakukan diet berlebihan, sebenarnya anak dapat dicegah dari obesitas dengan memperbanyak ativitas dan merubah pola makan nya, apabila anak makan 3x sehari dan masih ingin ‘nyemil’ berikanlah buah, hindari juga makanan dengan kalori tinggi, seperti Susu Full cream, cokelat, gula, es krim, minuman bersoda dan jajanan cemilan. Lalu kurangi makan di resto cepat saji, perbanyak olahraga, atau lakukan permainan yang membuat badan anak bergerak . Kemudian ajari anak untuk berdisiplin terhadap jam makan nya, seperti hanya makan pada saat lapar dan tidak menjadikan makan sebagai kebiasaan. Merubah makanan yang di goreng dengan rebus atau bakar juga menjadi salah satu pencegahan yang baik.
Jadi, apabila anda merasa anak gemuk=sehat, itu kuno. Lakukan pemeriksaan apakah kegemukan nya masih dalam batas normal, jika tidak sebaiknya ibu cepat merubah pola hidupnya, jangan sampai obesitas hinggap di tubuh anak Anda. -Farah Veraniza.
2 komentar: