- Kasur bayi, pilih yang kuat, ringan dan tahan air. Sebaiknya jangan pilih kasur yang terlalu empuk untuk mengurangi resiko terkena sindrom penyebab kematian mendadak pada bayi (SIDS). Tekan kasur saat Anda membelinya. Kasur yang kembali ke bentuk semula dengan cepat, tidak nyaman untuk ditiduri bayi.
- Boks bayi, pilih yang cukup kokoh dengan “pagar” cukup tinggi agar bayi tidak menggelinding. Lengkapi dengan kelambu dengan panjang melebihi boks umtuk melindungi bayi dari gigitan nyamuk.
- Keranjang bayi. Jika Anda tidur satu kamar dengan bayi dan tak punya cukup ruang untuk meletakkan boks bayi dalam kamar, keranjang bayi bisa jadi pilihan. Keuntungan lainnya, ini bisa diayun!
- Meja ganti baju dan popok, yang dilengkapi laci untuk menyimpan keperluan bayi agar kamarnya bebas dari tumpukan pakaian dan tertata.
- Kursi nyaman untuk menyusui bisa jadi pilihan bila masih cukup ruang. Keberadaan kursi menyusui di kamar bayi akan menghemat tenaga ibu karena tak harus mencari tempat nyaman saat bayi minta disusui.
- Tempatkan lampu meja dengan cahaya redup agar di malam hari, kamar bayi tidak gelap. Kamar yang terlalu gelap bisa memicu gangguan pernapasan pada bayi.
- Untuk lantai, yang terbaik terbuat dari kayu atau keramik yang tidak licin. Tunda keinginan memasang karpet karena menyimpan debu dan jadi media tumbuh kutu debu.
- Kamar bayi Anda pun bisa makin sempurna dengan rak-rak dekoratif dan kotak untuk menyimpan mainannya.
Selamat membuat istana untuk bayi Anda, Moms.. :)
2 komentar: